Menulis itu susahnya di awal,
Kalau dah nemu kalimat pertama biasanya langsung deras mengalir.
_BSSW_(Burhan Sodiq School of Writing)
Menulis itu butuh serius dan tekun.
Jika anda tidak punya keduanya maka akan sangat susah anda memulainya.
Oleh Burhan Sodiq S.S
Gimana sih rasanya kalau selalu jadi orang yang tertinggal. Baru mikir ide, ternyata sudah ada orang yang membuat ide itu duluan. Baru wacana di kepala, eh ternyata sudah ada barangnya. Baru kepikiran sebentar sudah ada teman yang bikin dengan lebih bagus. Duh duh duh kenapa bisa begitu ya?
Penyebab utama kita sering jadi remaja telat, adalah kita tidak segera mengeksekusi ide ide kita. Allah sudah memberi kita ilham dari berbagai cara, tapi kitanya tidak segera mengeksekusi ilham itu menjadi sebuah karya besar. Kita lebih memilih menunda nundanya hingga lama banget tidak segera dilakukan.
Faktor suka menunda inilah yang selalu menjadi masalah remaja kita. Karena kebanyakan menunda, kita menjadi kehilangan momentum terbaik. Selalu saja terlambat dibandingkan yang lainnya. Kalau sudah begini yang akan menyesal kamu sendiri.
Maka tugas terberat dan terserius yang harus kamu lakukan adalah mencoba mengatasi rasa menunda ini. Mampukah kamu selalu sigap jika memiliki ide atau gagasan. Tidak pakai lama, langsung melakukan langkah langkah riil. Misalnya mengumpulkan teman tuk melakukan ide itu. Menggagasnya dengan lebih detail dan lain lainnya. Jika semua sudah terkumpul, baru eksekusi ide itu segera bisa dijalankan.
Karena apa? Jika kita terus mengikuti keinginan menunda, maka kita tidak akan pernah bisa melesat ke depan. Yang ada hanya nongkrong di belakang terus dan tidak pernah menjadi yang pertama dalam kebaikan. Karena menunda sesuatu yang baik, itu sama halnya dengan tidak mensyukuri apa yang kita dapatkan sekarang ini.
Sekarang pasang keinginan kamu. Buka seluruh sisi kepekaan kamu. Serap semua ilham yang telah Allah sebar kepada kamu. Lalu jangan menjadi pribadi penunda terus, ambil kesempatan pertama, dan lakukan segera. Sebelum kamu menyesal di kemudian hari, maka ambil keputusan secepat cepatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar